SUMEDANG - Memasuki musim kemarau yang menyebabkan sejumlah warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, Babinsa Desa Sindanggalih Koramil 1014/Cimanggung, Serka Budi, melaksanakan pendistribusian air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di Desa Sindanggalih, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (26/08/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan upaya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih. Dalam pelaksanaannya, Babinsa berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas, Kepala Desa Sindanggalih, serta pangkalan tangki air yang berada di wilayah Desa Sindanggalih.
Babinsa Desa Sindanggalih, Serka Budi, mengatakan pendistribusian air bersih merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang mengalami kesulitan air akibat musim kemarau.
“Memasuki musim kemarau, sebagian warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kami bersama Bhabinkamtibmas dan pemerintah desa berupaya membantu warga dengan menyalurkan air bersih agar kebutuhan sehari-hari mereka dapat terpenuhi, ” ujar Serka Budi.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait guna membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya apabila kondisi kekeringan masih berlangsung.
“Kami siap membantu kesulitan warga dan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk pangkalan tangki air yang ada di wilayah Desa Sindanggalih. Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, ” katanya.
Sementara itu, salah seorang perwakilan warga, Bapak Ujang, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat yang terdampak kekurangan air bersih.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan pemerintah desa yang telah membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat, terutama di tengah kondisi kemarau seperti sekarang, ” ungkap Ujang.
Pendistribusian air bersih tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus menjadi bentuk nyata sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menghadapi dampak musim kemarau.(pers)

Riansyah